Daily Market Performance 🚀

IHSG
6.743
-1,93%

Coal
113,5
-1,09%

Oil (Brent)
74,9
+0,86%

Gold
2.894
+0,58%

CPO
4.502
+2,25%

Nickel
15.811
+1,78%
MSCI mengumumkan bahwa Barito Renewables Energy ($BREN), Petrindo Jaya Kreasi ($CUAN), dan Petrosea ($PTRO) tidak akan dimasukkan ke dalam MSCI Indonesia Investable Market Index pada review indeks Februari 2025 setelah analisis dan masukan terkait potensi kendala investability. Adapun pengumuman review indeks MSCI Februari 2025 dijadwalkan pada 11 Februari 2025.
Menanggapi isu ini, Direktur Utama BREN, Hendra Tan, mengatakan bahwa keputusan MSCI tersebut sepenuhnya menjadi wewenang penyedia indeks dan berada di luar kendali perseroan. Hendra menyebut bahwa fokus BREN tetap pada memberikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Sebelumnya, BREN pernah dikeluarkan dari indeks FTSE Global Equity Series – Large Cap oleh FTSE Russell pada 19 September 2024 – hanya berselang satu bulan setelah pengumuman inklusinya ke indeks tersebut – karena terganjal aturan free float seiring konsentrasi pemegang saham yang tinggi, di mana 97% total saham yang diterbitkan hanya dimiliki oleh 4 pemegang saham. Harga saham BREN kemudian turun -34% dari level 11.025 rupiah per lembar pada 19 September 2024 menjadi ke level 7.225 rupiah per lembar pada 22 September 2024.
Meski demikian, BREN telah memberikan klarifikasi kepada BEI pada 22 September 2024 bahwa jumlah saham yang memenuhi persyaratan free float berdasarkan ketentuan BEI adalah sebesar 15,6 miliar saham atau setara 11,66% dari jumlah saham beredar per 19 September 2024. Jumlah tersebut tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan porsi free float berdasarkan prospektus IPO sebesar 11,73%.
Menyusul pengumuman MSCI pada hari ini, Jumat (7/2), ketiga saham tersebut ditutup melemah, dengan BREN -19,94%, CUAN -19,96%, dan PTRO -24,61%.
MSCI menyebut bahwa mereka masih akan meninjau kembali kelayakan saham–saham tersebut sebagai bagian dari tinjauan indeks di masa mendatang, serta akan memberikan komunikasi lebih lanjut sesuai kebutuhan.
🪙 MDKA FY24: Volume Penjualan Emas -16,5% YoY, Tembaga +9% YoY
$MDKA: Merdeka Copper Gold mencatatkan volume produksi emas sebesar 35.824 ons pada 4Q24 (+17,3% QoQ, +21,4% YoY), dengan volume penjualan emas sebesar 29.056 ons (+4,6% QoQ, -6,8% YoY). Sementara itu, volume produksi tembaga mencapai 3.419 ton pada 4Q24 (-10,3% QoQ, +0,6% YoY), dan dengan volume penjualan tembaga sebesar 3.101 ton (-37,6% QoQ, +40,6% YoY). Hasil ini membuat volume produksi emas dan tembaga selama 2024 masing–masing mencapai 115.867 ons (-16,4% YoY) dan 13.902 ton (+9,4% YoY), sejalan dengan guidance manajemen. Sementara itu, volume penjualan emas dan tembaga selama 2024 masing–masing mencapai 108.471 ons (-16,5% YoY) dan 14.411 ton (+9% YoY). MDKA pun mengumumkan guidance 2025 dengan volume produksi emas sekitar 100.000–110.000 ons dan volume produksi tembaga sekitar 11.000–13.000 ton.
$MBMA: Merdeka Battery Materials mencatatkan volume produksi bijih nikel limonit sebesar 3,4 juta wmt pada 4Q24 (-8,1% QoQ, +110% YoY), dengan volume produksi bijih nikel saprolite sebesar 3 juta wmt (+200% QoQ, +108% YoY). Adapun volume produksi nickel pig iron mencapai 18.823 ton pada 4Q24 (+35,4% QoQ, -16,2% YoY), dengan volume produksi high–grade nickel matte sebesar 11.893 ton (-9,8% QoQ, +1,6% YoY). Hasil ini membuat produksi nickel pig iron dan high–grade nickel matte selama 2024 masing–masing mencapai 82.161 ton (+26,2% YoY) dan 50.315 ton (+65,9% YoY). MBMA pun mengumumkan guidance 2025 dengan volume penjualan limonit sekitar 12,5–15 juta wmt, volume penjualan saprolit sekitar 6–7 juta wmt, volume penjualan nickel pig iron sekitar 80.000–87.000 ton, dan volume penjualan high–grade nickel matte sekitar 50.000–55.000 ton.
$PTRO: Komisaris Petrosea, Erwin Ciputra, membeli 500.000 saham PTRO dengan harga rata–rata 3.950 rupiah per lembar pada 4 Februari 2025. Total nilai transaksi mencapai ~2 miliar rupiah. Setelah transaksi ini, kepemilikan Erwin Ciputra naik dari 0,0729% menjadi 0,0779%.
$KPIG: Kementerian Lingkungan Hidup memerintahkan MNC Land untuk menghentikan sementara pembangunan proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido di Kabupaten Bogor, Jawa Barat karena masalah pengelolaan air dan lingkungan, di mana kementerian tersebut mengatakan mismanajemen dalam proyek telah menyebabkan sedimentasi danau Lido. Menanggapi hal ini, KPIG menyatakan bahwa sedimentasi tersebut terjadi sebelum perseroan mengambil alih kawasan Lido pada 2013. Deputi Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup, Rizal Irawan, mengatakan bahwa pemerintah memberikan tenggang waktu selama 90 hari untuk KPIG memenuhi saran yang diberikan, jika tidak ingin dikenakan sanksi pidana ataupun perdata. KEK Lido sendiri dimulai pada 2016 dan bekerja sama dengan Trump Organization sejak 2019, tetapi beberapa proyek di dalamnya baru diresmikan pada 2H24 karena tertunda akibat pandemi.
$BIRD: Direktur Utama Blue Bird, Adrianto Djokosoetono, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar double digit selama 2025, meski dia tidak merincinya lebih lanjut. Selain itu, Adrianto juga menyebut bahwa BIRD akan melakukan ekspansi yang signifikan pada armada kendaraan listrik (EV), dengan menargetkan tambahan 1.000 unit kendaraan listrik pada 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 500 unit kendaraan listrik akan terealisasi pada 1H25. Menurut laporan Bloomberg, total armada BIRD mencapai 23.000 kendaraan per akhir 2023, dengan 1% di antaranya dikontribusikan oleh kendaraan listrik.
$PTBA: Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, mengatakan bahwa pihaknya melalui Bukit Asam telah menjalin kerja sama dengan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. untuk mengembangkan produk hilirisasi batu bara dalam bentuk grafit sintetis, yang merupakan komponen dalam produksi baterai lithium–ion untuk kendaraan listrik (EV). PTBA sendiri tengah melakukan riset prototipe grafit sintetis bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dengan produksi komersial diharapkan dapat dimulai pada 2028.
$SIDO: Direktur Utama Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, David Hidayat, membeli 905.700 saham SIDO dengan harga rata–rata 575 rupiah per lembar pada 4 Februari 2025. Total nilai transaksi mencapai ~521 juta rupiah. Setelah transaksi ini, kepemilikan David Hidayat di SIDO naik dari sebelumnya tidak ada menjadi 0,003%.
$IMAS: Pemegang saham Indomobil Sukses Internasional, PT Sejahtera Raya Perkasa, menjual 40 juta saham IMAS dengan harga rata–rata 513 rupiah per lembar pada 30 Januari 2025. Total nilai transaksi mencapai ~20,5 miliar rupiah dan ditujukan untuk reverse repo. Setelah transaksi ini, kepemilikan PT Sejahtera Raya Perkasa di IMAS turun dari sebelumnya 6,6% menjadi 5,6%.
$PGEO: Pertamina Geothermal Energy menandatangani joint study agreement dengan anak usaha Perusahaan Gas Negara ($PGAS), PT Pertamina Gas (Pertagas), untuk bekerja sama menjajaki kajian pengembangan hidrogen hijau dan amonia hijau. Kerja sama tersebut akan mencakup pertukaran informasi teknis serta kolaborasi dalam melakukan kajian teknis seperti evaluasi kelayakan proyek dan identifikasi skema penggunaan listrik panas bumi untuk menghasilkan hidrogen hijau dan amonia hijau. Setelah kajian teknis selesai, PGEO dan Pertagas akan melanjutkan studi kelayakan untuk meninjau berbagai aspek proyek, termasuk potensi investasi dan pengembangan skema bisnis, alokasi sumber daya, pemilihan teknologi yang tepat, dan tata waktu implementasi. Proyek kerja sama ini akan dilaksanakan di wilayah kerja panas bumi yang dikelola oleh PGEO, dengan mempertimbangkan lokasi yang memiliki potensi optimal untuk mendukung produksi hidrogen hijau dan amonia hijau.
$WSKT: Waskita Karya mencatatkan nilai kontrak baru sebesar 9,6 triliun rupiah pada 2024 (-43,2% YoY). Corporate Secretary WSKT, Ermy Puspa Yunita, mengatakan bahwa nilai kontrak baru tersebut diperoleh di tengah penyehatan keuangan perseroan dan terbatasnya aktivitas tender sepanjang tahun lalu.
Saham Top Gainer Hari Ini 🔥
Saham Top Loser Hari Ini 🤕
Performa Sektor Hari Ini 📊
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui...
Menteri Keuangan, Sri Mulyani, pada Kamis (6/2) membantah isu bahwa gaji ke–13 dan ke–14 milik pegawai negeri sipil (PNS) akan dihapus. Rumor hilangnya gaji ke–13 dan gaji ke–14 PNS sendiri mencuat usai Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD 2025 untuk menghemat kas negara hingga 306,7 triliun rupiah.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan pada Kamis (6/2) bahwa setidaknya ada 21 proyek pembangunan infrastruktur yang terpaksa akan tertunda akibat efisiensi anggaran pada 2025, termasuk proyek konektivitas, sumber daya air, hingga kawasan permukiman. Pada hari yang sama, Dody juga menyebut bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) belum ada progres karena anggaran masih diblokir Menteri Keuangan, Sri Mulyani, akibat instruksi efisiensi anggaran dari Presiden Prabowo Subianto. Efisiensi anggaran tersebut membuat anggaran Kementerian Pekerjaan Umum untuk 2025 turun dari 81,38 triliun rupiah menjadi hanya 29,57 triliun rupiah.
Kontan melaporkan bahwa asosiasi pengembang, Real Estat Indonesia, mendesak pemerintah untuk segera mempercepat realisasi penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) karena para pengembang rumah subsidi sudah mulai mengalami kesulitan cashflow. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Real Estat Indonesia, Joko Suranto, mengatakan bahwa saat ini ada 17.000 rumah subsidi yang sudah dibangun pengembang, tetapi belum bisa melakukan akad kredit karena pemerintah belum merealisasikan FLPP. Pemerintah sendiri menganggarkan dana sebesar 28,27 triliun rupiah untuk program FLPP pada 2025 untuk membiayai 220.000 unit rumah subsidi. Namun, pemerintah saat ini tengah menggodok skema pendanaan FLPP menjadi 50% ditanggung APBN dan 50% dari likuiditas perbankan – berubah dari skema existing dengan 75% ditanggung APBN dan 25% dari likuiditas bank – agar jumlah rumah subsidi yang dapat dibiayai naik menjadi 330.000 unit.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pada Kamis (6/2) bahwa kemitraan di bidang kesehatan antara Indonesia dan AS saat ini sedang ditangguhkan seiring rencana Presiden AS, Donald Trump, yang ingin melakukan efisiensi terhadap agensi kemanusiaan U.S. Agency for International Development (USAID). Budi menyebut bahwa pembekuan bantuan luar negeri dari AS untuk Indonesia dapat membebani upaya Indonesia untuk mengatasi HIV dan tuberkulosis, yang menggantikan COVID–19 sebagai penyebab utama kematian terkait penyakit menular secara global pada 2023. Budi pun mengatakan bahwa masih belum jelas apakah bantuan dari USAID untuk Indonesia akan ditangguhkan secara permanen. Pada November 2024, Kedutaan Besar AS di Indonesia mengatakan bahwa USAID telah menginvestasikan dana sebesar 800 juta dolar AS di Indonesia sejak 2020.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pada Kamis (6/2) bahwa pemerintah akan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis per 10 Februari 2025, dengan anggaran sekitar 3 triliun rupiah. Program tersebut ditargetkan untuk 220 juta orang pada 2025. Budi mengeklaim bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis merupakan program kesehatan terbesar yang telah dilakukan pemerintah, melampaui vaksin untuk COVID–19.
Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengatakan pada Kamis (6/2) bahwa pemerintah menargetkan total produksi mobil di dalam negeri dapat mencapai 2,5 juta unit pada 2030, seiring percepatan adopsi kendaraan listrik (EV) guna menuju target net zero emission pada 2060. Target tersebut meningkat lebih dari 2x lipat dari realisasi produksi mobil selama 2024 di level ~1,2 juta unit.
Sekretaris Jenderal Dewan Investasi Thailand, Narit Therdsteerasukdi, mengatakan kepada Reuters pada Kamis (6/2) bahwa Thailand berencana menyiapkan draf awal rencana strategis untuk industri semikonduktor dalam 90 hari ke depan. Narit juga menyebut bahwa pihaknya tengah mengerjakan roadshow ke AS dan Jepang untuk menggalang dana investasi untuk sektor semikonduktor di Thailand. Menurut laporan firma konsultan A. T. Kearney pada 2024, Thailand berada di peringkat kedua setelah India dalam analisis ekonomi negara berkembang teratas untuk manufaktur semikonduktor. Thailand sendiri menargetkan investasi baru di sektor semikonduktor pada 2029 dapat mencapai 500 miliar baht atau 14,8 miliar dolar AS.
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
☠️ D(eath) Spot Suatu Saham
Photo by: Stockbit
“Belilah sahamnya saat Anda sudah tahu D-Spot-nya, bukan saat Anda tidak menemukannya." - TomHardi
Saat berinvestasi, kita cenderung fokus pada potensi keuntungan tanpa mempertimbangkan titik lemah emiten yang kita pilih. D(eath) Spot atau Titik Mati adalah aspek krusial yang sering diabaikan, padahal memahami titik rawan suatu saham bisa menyelamatkan kita dari kerugian besar. Mulai dari saham gorengan hingga blue-chip banking, bahkan indeks MSCI-FTSE, semuanya punya kelemahan yang bisa berujung pada kejatuhan. Dalam tulisannya, TomHardi membagikan ulasan tentang D(eath) Spot atau Titik Mati suatu saham secara singkat, padat dan jelas. Baca selengkapnya di sini!
Sekilas tentang TomHardi
Tomhardi adalah investor saham dan juga co-founder Komunitas Mentor Baik. Beliau memiliki passion di ekonomi makro dan mikro serta psikologi pasar. Konsultan startup dan bisnis digital ini percaya bahwa investasi adalah sebuah seni dan berbagi ilmu dan pengalaman di komunitas yang baik adalah cara yang efektif untuk pembelajaran investasi saham. Tulisan menarik dari beliau lainnya bisa kamu temukan di sini.
Penulis & Editor: Stockbit Investment Research
Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved.
Disclaimer:
Informasi ini dimiliki oleh PT Stockbit Sekuritas Digital (“Stockbit”), Perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Semua konten dalam website ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/ menjual saham tertentu. Always do your own research.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah. Nasabah setuju untuk membebaskan Stockbit dari segala gugatan hukum jika terjadi kerugian Nasabah yang disebabkan karena risiko investasi tersebut.
Domain resmi Stockbit adalah “https://stockbit.com/” dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com” Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.