💰 Rencana Akuisisi: TOWR–DATA; BBTN–Bank Victoria Syariah / by Stockbit Snips

20 Januari 2025

Daily Market Performance 🚀

IHSG

7.171

+0,22%

Coal

121,6

+2,83%

Oil (Brent)

80,5

-0,35%

Gold

2.746

-0,08%

CPO

4.198

+0,14%

Nickel

16.097

+0,84%

Terdapat 2 rencana aksi akuisisi yang diumumkan pada hari ini, Senin (20/1). Pertama, Sarana Menara Nusantara ($TOWRmelalui entitas usahanya, PT Iforte Solusi Infotek (Iforte), berencana mengakuisisi ~40% saham Remala Abadi ($DATA). Kedua, Bank Tabungan Negara ($BBTNberencana mengakuisisi 100% saham PT Bank Victoria Syariah. Beberapa detail mengenai kedua akuisisi tersebut adalah sebagai berikut:

  • TOWR Akuisisi DATA
    TOWR melalui entitas usahanya, Iforte, mengumumkan rencana untuk mengakuisisi ~40% saham DATA dari Verah Wahyudi Singgih Wong dan Jimmi Anka. Total nilai transaksi belum diumumkan. Adapun perjanjian pengikatan jual beli telah ditandatangani pada 23 Desember 2024. Tujuan dari akuisisi ini adalah untuk pengembangan usaha dan memperkuat posisi grup di bidang infrastruktur telekomunikasi. Setelah transaksi ini, TOWR melalui Iforte akan menjadi pengendali baru DATA, sehingga akan melakukan tender offer wajib.

  • BBTN Akuisisi PT Bank Victoria Syariah
    BBTN mengumumkan rencana untuk mengakuisisi 100% saham PT Bank Victoria Syariah sebagai bagian dari spin–off unit usaha syariah perseroan, BTN Syariah. Nilai akuisisi belum diumumkan, sementara pembiayaannya akan menggunakan sumber pendanaan internal BBTN. Akuisisi diperkirakan akan rampung pada Mei 2025, dengan RUPS BBTN direncanakan akan diadakan pada 14 Maret 2025.

    PT Bank Victoria Syariah sendiri adalah entitas yang dimiliki secara langsung sebesar ~80,2% oleh Victoria Investama ($VICOdan ~19,8% oleh Bank Victoria International ($BVIC). Adapun VICO memiliki ~44,2% saham BVIC, sehingga total kepemilikan VICO secara langsung maupun tidak langsung pada PT Bank Victoria Syariah adalah sebesar ~89%.

Pada penutupan bursa hari ini, kelima saham tersebut ditutup menguat, dengan DATA +25%, TOWR +0,76%, BBTN +0,92%, VICO +8,55%, dan BVIC +19,35%.

Key Takeaway

Akuisisi BBTN terhadap PT Bank Victoria Syariah sesuai dengan perkiraan yang telah kami tulis dalam Stockbit Commentary pada Juli 2024. Kami menilai dampak dan sentimen lanjutan dari kedua akuisisi ini akan bergantung pada pengumuman nilai akuisisi, apakah dilakukan pada valuasi mahal atau murah. Kami menilai saham yang akan lebih terdampak sentimen dalam jangka pendek adalah DATA yang akan diakuisisi TOWR dan VICO sebagai pengendali PT Bank Victoria Syariah.

 

*Artikel ini telah rilis sebelumnya pada Senin (20/1) pagi hari di Stockbit Commentary TOWR dan BBTN.


Berita Korporasi

🏡 PANI: Marketing Sales +156% YoY pada 2024, Capai Target

  • $PANIPantai Indah Kapuk Dua mencatatkan marketing sales sebesar 1,34 triliun rupiah pada 4Q24 (-3% QoQ+120% YoY). Hasil ini membuat marketing sales selama 2024 mencapai 6,01 triliun rupiah (+156% YoY), setara 100,3% dari target di level 6 triliun rupiah. Segmen tanah kavling berkontribusi atas 48% dari total marketing sales 2024, diikuti segmen residensial (33%) dan komersial (19%). Anak usaha PANI, Bangun Kosambi Sukses ($CBDK), mencatatkan kontribusi marketing sales sebesar 504 miliar rupiah pada 4Q24 (+16% QoQ), sehingga marketing sales CBDK selama 2024 mencapai 2,1 triliun rupiah (-6% YoY) dan setara 82% dari target 2024 di level 2,6 triliun rupiah. PANI mengatakan bahwa penurunan marketing sales CBDK selama 2024 ditekan oleh segmen residensial (-21% YoY) dan komersial (-69% YoY) seiring ketidakpastian mengenai kebijakan PPN 12% dan lambatnya penurunan suku bunga KPR.

  • $ACESAspirasi Hidup Indonesia mencatatkan same store sales growth (SSSG) sebesar +7% YoY pada Desember 2024 (vs. November 2024: +6% YoY, Desember 2023: +11,6% YoY). Hasil tersebut membuat SSSG selama 2024 mencapai +8,8% YoY (vs. 2023: +8,1% YoY), melampaui guidance 2024 dari manajemen di level +8%. SSSG tertinggi pada Desember 2024 dicatatkan oleh luar Jawa (+9,7% YoY), diikuti oleh Jawa di luar Jakarta (+6,2% YoY) dan Jakarta (+3,4% YoY). ACES pun mencatatkan total gerai sebanyak 245 gerai per akhir 2024 (vs. 2023: 233 gerai). Sementara itu, ACES berencana menyelesaikan transformasi seluruh gerai ACES menjadi AZKO pada akhir 1Q25.

  • $HOKI: Buyung Poetra Sembada mengumumkan kerja sama penjualan beras senilai 130 miliar rupiah dengan PT Gurih Mitra Perkasa untuk 1 tahun. Nilai kerja sama tersebut setara 9,2% dari pendapatan HOKI 9M24 annualized.

  • $HUMIHumpuss Maritim Internasional mengumumkan bahwa perseroan mengalokasikan capex sebesar 39,57 juta dolar AS pada 2025, setara 645 miliar rupiah dengan asumsi kurs rupiah terhadap dolar AS di 16.300 (vs. alokasi capex 2024: 802,5 miliar rupiah). Dana tersebut ditujukan untuk penguatan sejumlah armada dan sistem operasional. Pada 2025, HUMI menargetkan untuk mengakuisisi 10 unit kapal, yang terdiri dari 4 unit kapal tanker minyak dan kimia, 5 unit kapal tunda, 1 unit kapal platform supply vessel, serta LNG logistic support.

  • $WIKA: Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya, Mahendra Vijaya, mengatakan bahwa pihaknya mencatatkan nilai kontrak baru sebesar 20,65 triliun rupiah selama 2024 (-29% YoY), setara 55,8% dari target 2024 di level 37 triliun rupiah. Segmen infrastruktur dan gedung berkontribusi sebesar 42% dari nilai kontrak baru tersebut, diikuti oleh industri (32%), energi dan industrial plant (20%), dan properti (6%).

  • $SMRASummarecon Agung melalui anak usahanyaPT Summarecon Property Developmentmembeli 2,86 juta saham PT Duta Wahana Asri senilai 2,86 miliar rupiah. Setelah transaksi ini, PT Summarecon Property Development akan menjadi pemegang saham pengendali baru dari PT Duta Wahana Asri dengan kepemilikan saham 51%.

  • $MTLA: Direktur Metropolitan Land, Olivia Surodjo, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan marketing sales sekitar 2 triliun rupiah pada 2025. Olivia juga mengatakan kepada Kontan bahwa MTLA berhasil meraih target marketing sales 2024 sebesar 1,9 triliun rupiah (+7,3% YoY).

  • $SOLAXolare RCR Energy melalui anak usahanyaPT Aplikasi Bitumen Indonesiamendapatkan kontrak kerja sama operasi chipseal road project dari anak usaha Indo Tambangraya Megah ($ITMG), PT Trubaindo Coal Mining. Total nilai kontrak tersebut mencapai ~417 miliar rupiah, dengan porsi nilai kontrak yang didapatkan oleh PT Aplikasi Bitumen Indonesia mencapai ~166,8 miliar rupiah. SOLA menyebut bahwa kontrak ini berpotensi meningkatkan pendapatan perseroan secara signifikan.


Saham Top Gainer Hari Ini 🔥

$PTRO

+12,97%

$WIFI

+7,07%

$PNLF

+7,14%

$MDKA

+5,59%

Saham Top Loser Hari Ini 🤕

$HEAL

-4,08%

$SSIA

-2,82%

$INDF

-2,96%

$BBCA

-2,78%

Performa Sektor Hari Ini đź“Š


Berita Lainnya

🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui...


  • Direktur di Kementerian ESDM, Julian Ambassadur Shiddiq, mengatakan pada Jumat (17/1) bahwa target domestic market obligation (DMObatu bara pada 2025 mencapai 239,7 juta ton, naik +32,2% dibanding target DMO 2024 dan lebih tinggi +14,2% dibandingkan realisasi DMO 2024. Julian mengatakan bahwa target DMO tersebut didasarkan pada hasil rapat multilateral dengan pelaku industri batu bara dan mempertimbangkan rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) pada 2025. Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Mining Association, Hendra Sinadia, penambahan volume DMO tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah akan menargetkan kenaikan produksi dan konsumsi batu bara domestik. Hendra pun kembali meminta kepada pemerintah untuk mengevaluasi harga DMO batu bara bagi PLN yang tidak berubah sejak beberapa tahun terakhir di level 70 dolar AS per ton.

  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, pada Jumat (17/1) mengatakan bahwa pemerintah belum berencana memangkas produksi bijih nikel pada 2025. Meski demikian, Bahlil menyebut bahwa pemerintah ingin menjaga keseimbangan permintaan terhadap rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) dan kapasitas industri guna menjaga harga nikel. Bahlil mencontohkan, jika perusahaan mengajukan produksi nikel sebanyak 20 juta ton, maka pemerintah hanya akan memberikan izin sebanyak 60% dari jumlah tersebut, dengan 40% sisanya harus diserap dari pengusaha lokal. Sebelumnya, Bloomberg pada Desember 2024 melaporkan bahwa pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan pemangkasan kuota produksi bijih nikel dari 272 juta ton pada 2024 menjadi 150 juta ton pada 2025.

  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadaliamengatakan pada Senin (20/1) bahwa sekitar 60% dari rencana tambahan kapasitas listrik hingga 71 GW pada 2025–2034 akan bersumber dari sektor swasta. Sementara itu, pemerintah akan fokus pada transmisi untuk pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT), dengan PLN akan membangun jaringan transmisi sepanjang 48.000 ckm atau setara 8.000 km. Pada pekan lalu, Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan bahwa 70% dari tambahan kapasitas listrik sebesar 71 GW pada 2025–2034 ditargetkan berasal dari EBT. Bahlil menyebut bahwa Indonesia saat ini memiliki total kapasitas listrik terpasang sebesar 101 GW, dengan EBT hanya berkontribusi sekitar 15% dari bauran energi.

  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadaliamengatakan pada Senin (20/1) bahwa pemerintah berencana menghentikan ekspor gas guna memenuhi kebutuhan energi dalam negeri yang terus meningkat. Bahlil menyebut bahwa kebutuhan gas nasional diproyeksikan akan mencapai 1.471 BBtud pada 2025 dan diprediksi terus meningkat hingga mencapai 2.659 BBtud pada 2034. Bahlil menegaskan bahwa pemerintah akan memprioritaskan pemanfaatan gas domestik untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri, termasuk untuk mendukung program hilirisasi industri.

  • Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengatakan pada Jumat (17/1) bahwa Presiden Prabowo Subianto ingin mempercepat penyaluran program makan siang gratis dan menargetkan sebanyak 82,9 juta penerima manfaat pada tahun ini. Untuk mencapai target penerima tersebut, Dadan menyebut bahwa pihaknya memerlukan tambahan anggaran hingga 100 triliun rupiah. Dadan menyebut bahwa percepatan program makan bergizi gratis memerlukan penyesuaian anggaran, mengingat APBN 2024 hanya mengalokasikan dana makan bergizi gratis senilai 71 triliun rupiah untuk 15–17,5 juta penerima.

  • Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengatakan bahwa pemerintah Indonesia menyambut baik keputusan panel Organisasi Perdagangan Dunia (WTOyang memenangkan Indonesia dalam sengketa kelapa sawit dengan Uni Eropa. Kementerian Perdagangan juga mengatakan bahwa Uni Eropa akan dipaksa untuk menyesuaikan kebijakannya agar mematuhi putusan WTO tersebut, seraya menambahkan bahwa pemerintah Indonesia akan memantau secara ketat perubahan peraturan Uni Eropa untuk memenuhi rekomendasi WTO. Sengketa ini bermula ketika Indonesia menggugat Uni Eropa pada 2019, menyusul keputusan Uni Eropa yang menetapkan bahwa solar berbasis CPO tidak akan dianggap sebagai biofuel karena terkait dengan deforestasi dan penggunaannya sebagai bahan bakar transportasi akan dihapuskan antara 2023–2030. Meski WTO menilai bahwa logika yang mendasari langkah–langkah Uni Eropa untuk membatasi emisi gas rumah kaca adalah sah, mereka menemukan kesalahan dalam cara Uni Eropa menyiapkan, menerbitkan, dan melaksanakan tindakannya.

  • Kontan melaporkan bahwa Badan Legislasi DPR pada Senin (20/1) mengusulkan agar perguruan tinggi dan UMKM dapat mengelola tambang. Usulan ini merupakan bagian dari pembahasan Rancangan Undang-undang (RUUatas perubahan ketiga UU No. 4/2009 tentang mineral dan batu bara.


Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

🤑 Saham Energi Hijau yang Bagi Dividen

Photo by: Stockbit

“Jadi, kalau mau cari energi hijau yang serius bagi dividen, pilihan murni hanya ada PGEO dan BREN." -  skydrugz27

Ada berbagai perusahaan yang bermain di antara energi terbarukan dan batu bara di Indonesia dengan beberapa menawarkan dividen besar. Seperti ADRO, yang memberikan dividen tinggi 69,76% meskipun masih dominan di batu bara, dan PTBA dengan PLTS di beberapa lokasi strategis. Sementara itu, perusahaan seperti PGEO fokus penuh pada energi hijau dengan pembangkit panas bumi, dan MEDC juga mulai serius di energi terbarukan lewat proyek geothermal. Lantas apakah perusahaan-perusahaan yang mulai diversifikasi ke bisnis energi hijau masih membagikan dividen? Berapa potensi dividen yang bisa didapatkan dari perusahaan energi hijau di bursa Indonesia? Temukan jawabannya pada tulisan skydrugz27 berikut ini!

Skydrugz27 mulai bergabung di komunitas Stockbit sejak tahun 2017. Di Stream Stockbit, ia rajin berbagi insight dalam berinvestasi, terutama bagi para investor karyawan dan mempopulerkan istilah investasi se-lot se-lot. Kamu bisa temukan insight menarik lainnya dari Skydrugz27 di sini.


Penulis & Editor: Stockbit Investment Research

Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved. 

Disclaimer: 

Informasi ini dimiliki oleh PT Stockbit Sekuritas Digital (“Stockbit”), Perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Semua konten dalam website ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/ menjual saham tertentu. Always do your own research

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah. Nasabah setuju untuk membebaskan Stockbit dari segala gugatan hukum jika terjadi kerugian Nasabah yang disebabkan karena risiko investasi tersebut.

Domain resmi Stockbit adalah “https://stockbit.com/” dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com” Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.