Daily Market Performance 🚀
![]() IHSG 6.665 +1,82% |
![]() Coal 104,9 +0,29% |
![]() Oil (Brent) 70,3 +1,09% |
![]() Gold 2.920 -0,03% |
![]() CPO 4.489 +0,02% |
![]() Nickel 16.493 -0.35% |
Bursa saham AS melanjutkan pelemahan, dengan indeks Nasdaq turun -4,8% WoW, S&P 500 -3,6% WoW, dan DJIA -2,6% WoW per Selasa (11/3). Penurunan tersebut melanjutkan tren pelemahan bursa saham AS yang telah berlangsung sejak 2 pekan sebelumnya, yang didorong oleh kekhawatiran investor atas potensi resesi AS akibat perang dagang. Kepala Ekonom di Moody's Analytics, Mark Zandi, mengatakan kepada ABC News bahwa pihaknya kini telah menaikkan probabilitas resesi AS menjadi 35%.
Menanggapi penurunan bursa saham AS, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan pada Selasa (11/3) bahwa masyarakat tidak bisa hanya melihat pasar modal, pernyataan yang bertolak belakang dengan kecenderungan Trump untuk menjadikan reli pasar modal sebagai bukti keberhasilannya. Trump juga memperingatkan adanya potensi gejolak selama “periode transisi” masa jabatannya, karena pemerintahannya bertujuan untuk melakukan “sesuatu yang besar” guna mengembalikan kekayaan ke dalam AS.
Trump sendiri kerap maju mundur dalam mengimplementasikan kebijakan tarifnya, yang memicu ketidakpastian market secara global. Terbaru, Trump pada Selasa (11/3) mengancam akan menggandakan tarif impor untuk komoditas baja dan aluminium asal Kanada menjadi 50% setelah provinsi Ontario di Kanada mengumumkan rencana untuk mengenakan biaya tambahan pada listrik yang dikirim ke AS. Wacana untuk menggandakan tarif impor masuk tersebut kemudian dibatalkan oleh Trump hanya beberapa jam setelah diumumkan, menyusul batalnya otoritas Ontario untuk mengenakan biaya tambahan bagi pengiriman listrik ke AS.
Sementara itu, Uni Eropa mengumumkan pada hari ini, Rabu (12/3), bahwa wilayah tersebut akan segera menerapkan tarif balasan terhadap impor AS yang senilai 28 miliar dolar AS. Langkah tersebut menyusul langkah pemerintah AS yang menerapkan tarif impor sebesar 25% untuk komoditas baja dan aluminium per hari ini. Uni Eropa mengatakan bahwa mereka akan mengakhiri suspensi tarif impor untuk AS periode 2018–2020 per 1 April 2025 dan akan memberlakukan tarif impor untuk AS secara penuh per 13 April 2025, tetapi mereka tetap terbuka untuk negosiasi karena menganggap tarif impor yang lebih tinggi tidak akan menguntungkan siapa pun.
Risiko resesi perekonomian AS berpotensi menekan perekonomian global, sehingga dapat berdampak negatif terhadap neraca perdagangan Indonesia dari penurunan ekspor. Di sisi lain, memburuknya ekonomi AS dapat membuka ruang yang lebih besar bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga AS, yang dapat diikuti oleh pemangkasan suku bunga BI Rate oleh Bank Indonesia.
Prospek pemangkasan suku bunga The Fed sendiri meningkat belakangan ini, di mana analisis dari CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa probabilitas pemangkasan suku bunga AS sebanyak lebih dari 50 bps hingga akhir 2025 naik ke level 65,8% per hari ini dari 60,9% pada sepekan yang lalu. Selain itu, memburuknya prospek perekonomian AS dapat menyebabkan outflow dari negara tersebut ke negara–negara lain yang menawarkan prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
🤵 BBCA: Ganti Dirut, Indikasi Yield Dividen Final 2,7%
$BBCA: Pemegang saham Bank Central Asia pada hari ini, Rabu (12/3), menyetujui usulan pergantian jajaran direksi dan komisaris, dengan Gregory Hendra Lembong menjadi direktur utama, menggantikan Jahja Setiaatmadja yang diangkat menjadi komisaris utama. Rencana perubahan jajaran direksi dan komisaris ini telah diumumkan perseroan pada Februari 2025. Selain itu, RUPST juga menyetujui pembagian dividen tahun buku 2024 sebesar ~37 triliun rupiah, setara 67,4% dividend payout ratio (vs. 2023: 68,4%). Jumlah tersebut mengindikasikan dividen final sebesar 250 rupiah per saham dengan dividend yield sebesar 2,7%, berdasarkan harga penutupan saham BBCA pada Rabu (12/3) di level 9.125 rupiah per saham. Cum date dan tanggal pembayaran dividen final belum diumumkan. Sebelumnya, BBCA telah membagikan dividen interim untuk tahun buku 2024 sebesar 50 rupiah per saham pada Desember 2024.
$GOTO: GoTo Gojek Tokopedia mencatatkan pro–forma adjusted EBITDA positif 399 miliar rupiah pada 4Q24 (vs. 4Q23: positif 89 miliar rupiah, 3Q24: positif 137 miliar rupiah). Hasil ini membuat adjusted EBITDA selama 2024 mencapai positif 386 miliar rupiah (vs. 2023: negatif 2,3 triliun rupiah), melampaui guidance perseroan yang menargetkan breakeven. Secara bottomline, rugi bersih turun ke level 1,1 triliun rupiah pada 4Q24 (vs. 4Q23: rugi bersih 80,4 triliun rupiah, 3Q24: rugi bersih 655 miliar rupiah), sehingga rugi bersih selama 2024 menjadi 3,1 triliun rupiah (vs. 2023: rugi bersih 87 triliun rupiah).
$RATU: Raharja Energi Cepu mencatatkan laba bersih sebesar 13,9 juta dolar AS selama 2024 (-43% YoY). Penurunan laba bersih tersebut disebabkan oleh melonjaknya beban pokok pendapatan (+74% YoY) yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan pendapatan (+23% YoY), sehingga margin laba kotor turun ke level 38,9% (vs. 2023: 56,8%). Kenaikan beban pokok pendapatan sendiri utamanya didorong oleh kenaikan beban lifting minyak dan gas (+81% YoY). Selain itu, penurunan laba bersih RATU selama 2024 juga ditekan oleh melemahnya laba dari entitas asosiasi – yang berasal dari blok Cepu – sebesar -18% YoY ke level 6,2 juta dolar AS.
$ASII: Astra International mencatatkan penjualan wholesales mobil sebesar 38.546 unit pada Februari 2025 (-6,5% YoY, +12% MoM), lebih buruk dibandingkan realisasi seindustri (+2,2% YoY, +17% MoM). Dampaknya, market share ASII turun ke level 53,3% pada Februari 2025 (vs. Februari 2024: 58,3%, Januari 2025: 55,8%). Wholesales mobil ASII pada Februari 2025 ditopang oleh kenaikan penjualan Toyota+Lexus ke level 24.506 unit (+3,3% YoY, +11% MoM), sementara penjualan Daihatsu turun ke level 11.959 unit (-21% YoY, +20% MoM). Selama 2M25, penjualan wholesales ASII turun menjadi 73.077 unit (-7,8% YoY), dengan market share turun ke level 54,4% (vs. 2M24: 56,4%, 1M25: 55,8%).
$PGAS: Direktur Utama Perusahaan Gas Negara, Arief Setiawan Handoko, mengatakan dalam rapat bersama DPR pada Rabu (12/3) bahwa pihaknya tengah menawarkan bisnis hulu migas perseroan, PT Saka Energi Indonesia, kepada PT Pertamina Hulu Energi. Meski demikian, Arief menyebut bahwa tawaran perseroan tersebut belum diterima oleh PT Pertamina Hulu Energi. Bisnis melaporkan bahwa PT Saka Energi Indonesia saat ini mengelola 11 blok migas, yang terdiri dari 6 blok operasi dan 5 blok eksplorasi. Selain itu, Arief juga mengatakan bahwa PGAS berencana mendivestasikan blok Muriah – salah satu blok migas yang dimiliki PT Saka Energi Indonesia – meski dia tidak merincinya lebih lanjut. Arief menjelaskan bahwa awalnya PGAS berencana mengembalikan blok tersebut kepada pemerintah karena kontrak pengelolaannya akan berakhir pada Desember 2026, tetapi perseroan mendapatkan tawaran dari calon pembeli belakangan ini.
$DILD: Direktur Intiland Development, Archied Noto Pradono, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan marketing sales sebesar 2 triliun rupiah selama 2025, setara dengan target 2024 dan +25% lebih tinggi dari realisasi 2024 di level 1,6 triliun rupiah. Kontan melaporkan bahwa DILD sebelumnya telah menyampaikan kemungkinan untuk menerapkan strategi konservatif pada 2025, dengan pertimbangan pelemahan daya beli masyarakat di kelas menengah. DILD sendiri mengalokasikan capex sebesar 120 miliar rupiah pada 2025 (vs. alokasi capex 2024: 1 triliun rupiah), yang ditujukan untuk mengkonsolidasikan beberapa kawasan lahan industri perseroan, seperti di Batang, Jawa Tengah dan Ngoro, Jawa Timur.
$RMKE: Direktur Utama RMK Energy, Vincent Saputra, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar +62,5% YoY selama 2025 menjadi 446,7 miliar rupiah, dengan target pertumbuhan pendapatan sebesar +58,5% YoY menjadi 3,9 triliun rupiah. Dari segi operasional, RMKE menargetkan pertumbuhan pemuatan batu bara sebesar +24,1% YoY menjadi 11,2 juta ton pada 2025, serta pertumbuhan penjualan batu bara ditargetkan naik +35,4% YoY menjadi 3,8 juta ton. Vincent menyebut target–target tersebut ditopang oleh tambahan 2 pelanggan baru serta proyek–proyek yang sedang dikerjakan oleh perseroan, seperti pembangunan hauling road yang terhubung dengan kawasan operasional Bukit Asam ($PTBA), investasi container yard baru di stasiun bongkar muat Gunung Megang di Muara Enim, dan peningkatan kapasitas stasiun bongkar muat di Simpang, Sumatera Selatan.
$SMLE: Pengendali Sinergi Multi Lestarindo, PT Sinergi Asia Corporindo, menjual 100 juta saham SMLE dengan harga 85 rupiah per lembar pada 5 Maret 2025. Total nilai transaksi mencapai 8,5 miliar rupiah. Setelah transaksi ini, kepemilikan PT Sinergi Asia Corporindo di SMLE turun dari 77,42% menjadi 73,12%.
Saham Top Gainer Hari Ini 🔥
Saham Top Loser Hari Ini 🤕
Performa Sektor Hari Ini 📊
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui...
Bisnis melaporkan bahwa defisit APBN per Januari 2025 mencapai 0,1% terhadap PDB (vs. Jan 2024: surplus 0,16% terhadap PDB, target APBN 2025: defisit 2,53% terhadap PDB), berdasarkan dokumen yang dirilis di situs web Kementerian Keuangan pada hari ini, Rabu (12/3). Bisnis melaporkan bahwa dokumen tersebut sudah tidak tersedia di web Kementerian Keuangan per siang hari ini, tetapi media tersebut telah berhasil mengambil screenshot dokumen tersebut. Berdasarkan screenshot yang dihimpun Bisnis, realisasi pendapatan negara per Januari 2025 turun -28,3% YoY menjadi 157,32 triliun rupiah dan baru memenuhi 5,24% dari target APBN 2025. Sementara itu, realisasi belanja negara per Januari 2025 turun -1,9% YoY menjadi 180,77 triliun rupiah, setara 4,99% dari target APBN 2025. Hasil tersebut membuat surplus keseimbangan primer melandai ke level 10,61 triliun rupiah (vs. Jan 2024: surplus 65,25 triliun rupiah, target APBN 2025: defisit 63,33 triliun rupiah).
Bloomberg melaporkan bahwa Menteri Keuangan, Sri Mulyani, akan mengadakan briefing terkait kinerja APBN 2025 pada Kamis (13/3). Briefing tersebut akan memberikan update kinerja APBN per Januari 2025, yang sangat ditunggu–tunggu oleh market di tengah perombakan anggaran pemerintah pada awal tahun ini. Kementerian Keuangan sendiri biasanya mengumumkan realisasi kinerja APBN pada 2–3 pekan setelah akhir bulan sebelumnya, tetapi briefing terkait kinerja APBN per Januari 2025 belum dilakukan dengan alasan jadwal yang padat. Pada Rabu (12/3), Bisnis melaporkan bahwa Kementerian Keuangan telah meng–upload dokumen terkait kinerja APBN per Januari 2025, tetapi kemudian dokumen tersebut tidak lagi tersedia pada siang di hari yang sama.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan pada Selasa (11/3) bahwa pemerintah mengusulkan agar tunjangan hari raya (THR) bagi mitra ojek online (ojol) diberikan setidaknya sebesar 20% dari rata–rata pendapatan bersih bulanan para mitra dalam 12 bulan terakhir. Yassierli juga menyebut bahwa pemerintah meminta perusahaan ride–hailing – termasuk GoTo Gojek Tokopedia ($GOTO) dan Grab Holdings Ltd. (Nasdaq: GRAB) – untuk memberikan THR bagi mitra ojol secara tunai, bukan dalam bentuk barang atau lainnya. Yassierli pun memerintahkan perusahaan swasta dan BUMN untuk mencairkan THR setidaknya 7 hari sebelum (H–7) Lebaran 2025, dengan pembayaran secara penuh dan tidak boleh dicicil.
Pemerintah dan DPR pada Selasa (11/3) sepakat untuk merevisi UU No. 34/2004 tentang TNI, dengan pembahasan amandemen regulasi tersebut akan berkutat pada perluasan jabatan sipil bagi prajurit TNI dari semula hanya 10 kementerian/lembaga menjadi 15 kementerian/lembaga. Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menyebut bahwa draft amandemen UU TNI mewajibkan prajurit harus terlebih dahulu mengundurkan diri dari TNI sebelum mengisi posisi jabatan sipil. Menurut anggota DPR, TB Hasanuddin, rancangan baru tersebut berubah dari draft sebelumnya yang memungkinkan prajurit TNI aktif untuk mengisi jabatan pemerintah manapun. Revisi UU TNI ini muncul di tengah tren penempatan perwira dan purnawirawan TNI di BUMN pada masa jabatan Presiden Prabowo Subianto. Pada awal bulan ini, Tempo melaporkan bahwa Presiden Prabowo mengumpulkan ratusan kolonel TNI di Hambalang, Jawa Barat untuk mendapat kursus dari SBM ITB, FEB UI, dan Universitas Prasetya Mulya. Tempo melaporkan bahwa perwira–perwira tersebut berpeluang menempati jabatan manajerial di BUMN dan BUMD.
Bank Indonesia memperkirakan penjualan ritel mengalami kontraksi sebesar -0,5% YoY pada Februari 2025, meski diproyeksikan masih tumbuh +0,8% MoM seiring persiapan Ramadan dan Idulfitri. Penurunan penjualan ritel secara tahunan pada Februari 2025 diperkirakan akan ditekan oleh penurunan kelompok makanan, minuman, dan tembakau, meski kelompok peralatan informasi dan komunikasi, sub–kelompok sandang, dan kelompok bahan bakar kendaraan bermotor diperkirakan meningkat. Sementara itu, realisasi penjualan ritel pada Januari 2025 tercatat melandai ke level +0,5% YoY (vs. Des 2024: +1,8% YoY) dan terkontraksi -4,7% MoM (vs. Des 2024: +5,9% MoM). Kontraksi penjualan ritel secara bulanan pada Januari 2025 sejalan dengan normalisasi pasca–perayaan Natal dan Tahun Baru, yang menyebabkan kontraksi penjualan mayoritas kelompok, kecuali suku cadang dan aksesori.
Pemerintah akan mengenakan bea masuk anti–dumping (BMAD) untuk produk nilon dari China, Thailand, dan Taiwan per 25 Maret 2025, berdasarkan regulasi terbaru yang diterbitkan pada Rabu (12/3). Kebijakan ini akan berlaku hingga 4 tahun ke depan, dengan pengenaan bea masuk berkisar 1.254–31.510 rupiah per kg. Aturan BMAD tersebut muncul setelah penyelidikan dari Komite Anti Dumping Indonesia menemukan bahwa produk nilon dari negara–negara tersebut telah menyebabkan kerugian bagi industri dalam negeri. Nilon sendiri digunakan dalam kemasan makanan dan industri, farmasi, elektronik, hingga tekstil.
Pengendali Fortune Indonesia ($FORU), IMR Asia Holding Pte. Ltd., menjual 2,4 juta saham FORU dengan harga rata–rata 1.607 rupiah per lembar pada 5–7 Maret 2025. Total nilai transaksi mencapai ~3,9 miliar rupiah. Setelah transaksi ini, kepemilikan IMR Asia Holding Pte. Ltd. di FORU turun dari 77,33% menjadi 76,81%.
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
👁️ Koreksi Global Sudah di Depan Mata?
Photo by: Stockbit
"Di antara mereka, siapa yang melakukan average down? Warren Buffett, Sir John Templeton atau Ray Dalio?" - Hauw2x
Pasar global berpotensi mengalami koreksi signifikan, dengan indeks utama seperti S&P 500, Dow Jones, dan Nasdaq yang hampir memasuki monthly death cross. Secara historis, kondisi ini sering kali diikuti oleh penurunan lebih dari 20% dari puncaknya. Ketidakstabilan makroekonomi semakin memperburuk situasi, dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik, peningkatan belanja militer di Eropa, serta kebijakan perdagangan yang agresif. Dalam menghadapi potensi koreksi ini, apakah strategi average down merupakan langkah yang tepat? Temukan jawabannya pada tulisan Hauw2x berikut ini!
Penulis & Editor: Stockbit Investment Research
Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved.
Disclaimer:
Informasi ini dimiliki oleh PT Stockbit Sekuritas Digital (“Stockbit”), Perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Semua konten dalam website ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/ menjual saham tertentu. Always do your own research.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah. Nasabah setuju untuk membebaskan Stockbit dari segala gugatan hukum jika terjadi kerugian Nasabah yang disebabkan karena risiko investasi tersebut.
Domain resmi Stockbit adalah “https://stockbit.com/” dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com” Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.